Connect with us

Hi, what are you looking for?

Uncategorized

Buntut Kasus Narkoba 4 Kades Di Jember, Nama Polisi Disebut. Ini Hasil Penyidikannya…!!!

JEMBER – Buntut kasus penyalahgunaan narkoba yang menyeret 4 Kades di Jember, pekan lalu. Kasus yang sempat mengegerkan publik ini, sebelumnya ditangani Direktorat Reserse Narkoba Polda Jatim, dan saat ini berkas perkaranya sudah dilimpahkan ke Satresnarkoba Polres Jember.

Keempat Tersangka tersebut adalah Kades Wonojati berinisial MM (40), Kades Tempurejo berinisial MA (48), Kades Tamansari SK (44), dan Kades Glundengan HH (52).

Dalam perkembangan penyidikan kasus ini, nama Polisi sempat disebut-sebut MM (Kades Wonojati). Dalam berita acara pemeriksaan MM, Ia mengatakan kepada penyidik mendapatkan barang-bukti sabu-sabu  berasal dari seorang Polisi berinisial DPW, Dinas Di Polres Jember.

“Sesuai  perkembangan hasil penyidikan kasus ini sehubungan nama polisi (Dinas Polres Jember) disebut dalam pemeriksaan MM (Kades Wonojati). Berkas perkaranya dilimpahkan ke Satreskoba Polres Jember”, ungkap Kasat Reskoba AKP. Dika Hadian, S.I.K, M.H. Jumat Malam (18/06/2021)

Menindaklanjuti pelimpahan berkas perkara dari Direktorat Reserse Nakorba Polda Jatim, pihaknya telah melakukan upaya pemeriksaan saksi-saksi dan membuat berita acara konfrontasi.

” Kami sudah melakukan pemeriksaan 2 Saksi, yaitu terhadap MA (48) Kades Tempurejo Dan HH (52) Kades Glundengan. Hasilnya, keduanya menyatakan tidak mengetahui adanya transaksi narkoba tersebut berasal dari DPW (Polisi)”, ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan Kasat Reskoba, dalam pemeriksaan terhadap DPW. Dia mengaku tidak pernah melakukan transaksi dan memberikan apapun kepada MM.

” Memang pada tanggal 06 Juni 2021, DPW sekedar mampir  ke Rumah MM ( Kades Wonojati) karena mau berangkat Dinas Piket Malam Di Polsek Wuluhan. Kepentingannya hanya akan dikenalkan dengan HH (Kades Glundengan)”, terangnya.

Pernyataan DPW dalam pemeriksaan juga dikuatkan dengan bukti petunjuk yang didapatkan pada Ponsel milik MM (Kades Wonojati) dan Saksi-Saksi. ” Tidak ada bukti chatingan atau komunikasi yang mengarah pada transaksi narkoba dengan DPW”, imbuhnya.

Sementara itu hasil berita acara konfrontasi Saksi HH (Kades Glundengan), Dia menyebutkan pada tanggal 06 Juni 2021 mendatangi Rumah MM( Kades Wonojati) hanya bermaksud mau membayar hutang kepada MM.

” Mereka  hanya ngobrol-ngobrol, juga ada MA disana, pertemuan itu tidak lama, sekira 15 menit saja”, tambahnya.

Persoalan dalam pemeriksaan awal, pernyataan  MM (Kades Wonojati) tidak sesuai dengan hasil pemeriksaan konfrontasi kepada Penyidik Polres Jember. Dia mengungkapkan pengakuan itu muncul karena merasa bingung ketika diperiksa di Polda Jatim.

MM menjelaskan, sebenarnya hanya mengira-ngira saja kalau sabu-sabu yang ditemukan ditumpukan sandal di dalam rumahnya itu adalah barang milik DPW.

” Jadi kesimpulan hasil penyidikan Satresnarkoba Polres Jember bahwa barang sabu – sabu yang dinyatakan MM didapatkan berasal dari Polisi berinisial DPW, tidak cukup bukti”, tutupnya. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Kesehatan & Kebugaran

Bagaimana cara anda dalam mengobati berbagai penyakit yang sering muncul dikehidupan sehari-hari?  Jika anda jarang terserang penyakit, bagaiman acara menjaga kesehatan anda?  Banyak orang pasti menjawab dengan...

Ekonomi & Bisnis

“Ya saya kira transaksi Pasar Muamalah yang menggunakan dinar-dirham itu kan memang menyimpang dari aturan sistem keuangan kita,”

Uncategorized

Kapolres Jember AKBP Arif Rahman Arifin: Teroris Kita Lawan Bersama     Jember – Kapolres Jember AKBP Arif Rahman  Arifin mengatakan terorisme merupakan sebuah...

Internasional

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem eum.